Jumlah Data : 81 Objek
  • Uraian: 

    Landhuis atau Landhuizen berasal dari dua kata yaitu land yang memiliki arti tanah dan huis yang berarti rumah atau rumah besar. Landhuis adalah bangunan country-house atau country-villa yang memiliki khas terletak di wilayah pinggiran kota atau pedesan. Bangunan landhuis umumnya dibangun dan digunakan sebagai rumah pribadi. Biasanya pemilik landhuis adalah pejabat atau pengusaha kolonial yang memiliki jabatan dan kuasa yang penting.

    Jenis Cagar Budaya: 
    Kab./Kota: 
  • Uraian: 

    Bangunan ini terletak di Jl. Raya Bogor Km. 46, posisinya dekat dengan Badan Informasi Geospasial yang sebelumnya bernama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional karenanya Gardu ini sering juga disebut dengan gardu Bakorsurtanal. Bangunan ini berada pada ketinggian 146 mdpl dan berjarak sekitar 20 m dari Kali Baru yang melintas di sepanjang Jl. Raya Bogor. Bangunan ini hampir memiliki bentuk yang sama persis dengan bangunan Gardu Air Mancur di Kota Bogor.

    Jenis Cagar Budaya: 
    Kab./Kota: 
  • Uraian: 

    Makam Karuhun Cipatat Kolot merupakan nama yang disematkan oleh masyarakat setempat untuk penghormatan kepada salah satu makam yang terdapat di kompleks pemakaman Kampung Cipatat Kolot, Desa Kiara Pandak. Disebut karuhun, karena menurut keturunannya dan juga menurut masyarakat setempat, nama almarhum pamali untuk disebutkan. Makam Karuhun Cipatat Kolot berada di atas bukit sebelah tenggara Rumah Adat Cipatat Kolot. Makam ini berukuran panjang 165 cm dan lebar 60cm. Orientasi makam ke arah utara-selatan dengan posisi nisan di sebelah selatan.

    Jenis Cagar Budaya: 
    Kab./Kota: 
  • Uraian: 

    Punden Kuta Genggelang terletak di Kampung Ibu, RT. 05/07 Desa Gunung Bunder 2 Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor Jawa Barat. Pada struktur teras batu ini terdapat 6 (enam) menhir didalamnya dan satu batu besar (monolit) disebelah baratnya. Struktur ini yang. merupakan salah satu peninggalan budaya prasejarah yang memiliki nilai sejarah dan arkeologis yang tinggi, menggambarkan kepercayaan dan kehidupan masyarakat pada masa lampau.

    Jenis Cagar Budaya: 
    Kab./Kota: 
  • Uraian: 

    Makam Haji Syarif memiliki nisan menyerupai gada atau silindris, berbentuk oktagonal (bersisi delapan). Nisan ini memiliki tinggi 68 cm, dan keliling bahu nisan 88 cm. Jirat pada makam Haji Syarif membentuk garis lengkung pada bagian ujungnya. Bagian tengah jirat kondisinya sudah patah. Panjang jirat 180 cm, lebar 49 cm. Nisan pada makam Haji Syarif berinskripsi huruf Arab Pegon pada delapan sisinya. Tulisan tersebut membujur dari atas ke bawah. Inskripsi tersebut berbunyi sebagai berikut (urutan dari sisi pertama s.d sisi kedelapan):
    1. álamat ruh maulana

    Jenis Cagar Budaya: 
    Kab./Kota: 

Pages