Gereja St Petrus Cianjur
Gereja Santo Petrus dalam perjalanan sejarahnya berdasarkan hasil wawancara dengan tokoh masyarakat, diketahui telah mengalami beberapa kali perubahan fungsi. Gedung tersebut pada masa kolonial terbuat dari material kayu sebagai rangka bangunan dengan dinding terbuat dari anyaman bambu.
Dalam perkembangannya, gereja memiliki bangunan-bangunan pendukung seperti rumah pastur pada sisi sebelah selatan yang dindingnya terbentuk dari ampas tebu dan bangunan-bangunan pendukung lainnya di sebelah barat untuk keperluan tempat tinggal imam, daikon, frater, dan suster.
Secara umum, bangunan ini masih dalam kondisi yang baik. Walaupun sudah mengalami beberapa perubahan dan penambahan, bentuk asli dan elemen-elemen asli bangunan masih tetap terjaga.
(Uraian: Tim Ahli Cagar Budaya Jawa Barat 2016)