Stasiun Cianjur 1883
Berdasarkan hasil penelusuran sumber literatur dapat diketahui bahwa Stasiun Kereta Api Cianjur dibangun pada 10 Mei 1883. Stasiun ini merupakan bagian dari pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan antara Sukabumi dan Cianjur yang terpisah dengan jarak lebih kurang 39 km. Pembangunan Stasiun Kereta Api Cianjur dapat disimpulkan dilakukan setelah jalur dan terowongan dekat Stasiun Lampegan selesai dibangunan. Periode pembangunan terowongan Stasiun Lampegan sendiri dibangun selama 3 tahun yaitu dari 1879 sampai 1882.
Pembangunan jalur kereta api yang melintasi Kabupaten Cianjur pada masa lalu tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Cianjur dengan Bandung. Jalur tersebut diresmikan pemakaiannya pada bangun pada 17 mei 1884. Dapat disimpulkan bahwa pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan daerah Sukabumi hingga Bandung yang melintasi kawasan Kabupaten Cianjur pada masa lalu sangat erat kaitannya dengan pengembangan kawasan perkebunan teh, kopi, kina yang dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda pada masa lalu. Dalam hal ini, jalur kereta api tersebut pada masa lalu dibangun sebagai sarana transportasi hasil perkebunan. Akan tetapi dalam kesehariannya juga dipergunakan untuk transportasi publik. Karena itu, jalur rel KA yang melalui Cianjur ini pernah menjadi jalur KA Jakarta – Bandung sebelum jalur Jakarta – Bandung melalui Cikampek diselesaikan. Karena itu juga, di Stasiun Cianjur ini sebelumnya pernah terdapat 6 jalur rel, yang sekarang menjadi hanya 3 jalur rel.
(uraian: Tim Ahli Cagar Budaya Jawa Barat 2016)